EQUITYWORLD FUTURES – Masyarakat saat ini tengah beramai-ramai menyaksikan fenomena gerhana matahari.

Di Jakarta, meski tak terjadi secara total, fenomena ini masih bisa disaksikan oleh masyarakat menggunakan kacamata khusus.

“Jakarta akan selesai prosesnya pada 08.31 WIB,” kata Deputi Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Masturyono, di Kantor BMKG Pusat, Jakarta, Rabu (9/3/2016).

Namun, server BMKG yang masih down tak bisa menyiarkan gerhana matahari total ini secara live streaming di beberapa daerah.

BMKG/ Bambang PJ Kontur magnitudo gerhana matahari di Jakarta, Rabu (9/3/2016)

Meski begitu, Masturyono mengatakan, pihaknya akan terus berusaha memperbaiki jaringan atau mencari alternatif jaringan.

Sementara itu, live streaming pemantauan gerhana matahari total di Ternate sudah bisa dilakukan. Oleh karena itu, masyarakat yang datang ke Kantor BMKG dapat menyaksikan berakhirnya proses tersebut secara langsung.

“Ternate sudah 100 persen. Pukul 07.53,” kata Masturyono.

Adapun kejadian GMT ini bisa dilihat di 12 wilayah provinsi, yaitu Bengkulu (Muko-Muko), Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Sementara itu, kota-kota besar tempat untuk melihat GMT adalah Muko-Muko, Palembang, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, dan Ternate.