EQUITYWORLD FUTURES – Google dan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akhirnya resmi berkolaborasi memproduksi mini van atau kendaraan multi guna (Multi Purpose Vehicle/MPV) dengan teknologi tanpa peran aktif pengemudi (otonomos). Kedua perusahaan itu, dalam waktu dekat akan menguji sekitar 100 MPV hibrida (hybrid), yakni Chrysler Pacifica.

Diberitakan laman Autoblog, Senin (9/5/2016) “kendaraan tanpa pengemudi” tersebut ditargetkan bisa dijual mulai akhir tahun ini. Tugas FCA, ialah memproduksi mobilnya, sedangkan Google menginstal perangkat lunak pada teknologi otonomos.

“Setelah mobil diproduksi, tugas kami menginstal software, termasuk sensor autonomous,” tulis Google dalam pernyataan resminya.

Menurut Chris Urmson, Director of Google’s Self-Driving Car Project, jika berhasil maka kendaraan tersebut bisa juga digunakan sebagai alternatif bagi pengusaha transportasi umum. “MPV ini bisa menjadi kendaraan transportasi umum, daripada membeli bus yang mahal,” kata Urmson.

Sementara itu, Sergio Marchionne, CEO FCA, menambahkan, tahap pertama hanya mengarap MPV “tanpa pengemudi”, tetapi ke depannya kerjasama ini akan terus berlanjut menciptakan kendaraan berteknologi tinggi.

Dilansir laman Automotivenews, Senin (9/5/2016) John Krafcik, CEO of Google’s Self-driving Project and Auto-industry, menambahkan, FCA memiliki tim engineering yang sangat baik. Sehingga, kerjasama bisa berlangsung dengan baik.

“Kesempatan bekerjasama dengan insinyur FCA akan mempercepat upaya kami untuk mengembangkan “mobil tanpa pengemudi” lebih aman, nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat luas,” kata Krafcik.