Tahun ini, Hari Batik Nasional memasuki tahun keenam. Masyarakat Indonesia kebanyakan merayakan Hari Batik ini dengan mengenakan pakaian bernuansa batik.

Tak mau kalah, Google pun ikut memeriahkan Batik Day tahun ini dengan membuat Doodle khusus di halaman mesin pencari Google Indonesia (google.co.id).

Google Doodle, hari ini Kamis (2/10/2014), menampilkan gambar enam orang yang mengenakan pakaian dengan berbagai corak batik. Enam orang berbatik tersebut menggantikan logo atau tulisan Google yang biasa dipajang di situs Google Indonesia.

Tak hanya tampilan bernuansa berbatik, saat Doodle diklik, pengguna akan menemukan hasil pencarian terkait dengan informasi terbaru Hari Batik Nasional.

Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional, setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 November 2009 menerbitkan Keputusan Presiden No. 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional.

Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO) mengakui batik sebagai “Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009, lewat keputusan komite 24 negara yang bersidang di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Batik Indonesia dinilai sarat dengan teknik, simbol, dan budaya yang tidak lepas dari kehidupan masyarakat sejak lahir hingga meninggal.

Selain batik, UNESCO juga mengakui wayang (2003), keris (2005), dan angklung (2010) sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi khas Indonesia.