Liputan6.com, Chicago – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup melemah pada perdagangan Rabu (Kamis pagi).

Mengutip Xinhua, Kamis (1/5/2014), harga kontrak emas aktif untuk Juni melemah US$ 0,4 (0,03%) ke level US$ 1.295,9 per troy ounce.

Selama April 2014, kontrak harga emas naik sekitar 1%. Hal ini didorong karena permintaan emas meningkat seiring ketegangan Ukraina memanas.Harga perak untuk pengiriman Juli turun 36,4 sen (1,86%) ke level US$ 19.174 per troy ounce.

Selain itu, pelaku pasar juga merespons negatif rilis pertumbuhan ekonomi kuartal I 2014 Amerika Serikat (AS) yang mencapai 0,1%. Pertumbuhan ekonomi AS cenderung melambat dari perkiraan. Sisi lain, pekerjaan sektor swasta menambahkan tenaga kerja cukup kuat dalam lima bulan ini.

Sentimen lain yang mempengaruhi harga emas yaitu, bank sentral AS memangkas pembelian obligasinya sekitar US$ 10 miliar menjadi US$ 45 miliar. Hal ini sesuai harapan pelaku pasar. Pemotongan pembelian obligasi ini menekan harga emas. Setelah pengumuman The Fed, harga emas Juni turun menjadi US$ 1.291 per troy ounce.