EQUITYWORLD FUTURES – Harga minyak AS jatuh untuk hari kelima berturut-turut pada perdagangan Rabu (10/2/2016) waktu setempat (Kamis pagi WIB).

emas hitam tersebut tertekan oleh masih membanjirnya pasokan di pasar.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, turun 49 sen menjadi 27,45 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan minyak mentah Brent North Sea, patokan Eropa, untuk pengiriman April naik 52 sen menjadi 30,84 dollar AS per barrel di perdagangan London.

Harga minyak sempat menguat setelah laporan Departemen Energi AS menunjukkan persediaan minyak AS turun sekitar 800.000 barrel untuk pekan yang berakhir 5 Februari.

Namun harga segera turun kembali karena para pedagang mengambil catatan persediaan yang lebih tinggi pada bensin, kenaikan stok di pusat perdagangan utama di Cushing, Oklahoma dan berkurannya penurunan dalam produksi minyak.

“WTI terus berada di bawah tekanan,” kata Andy Lipow dari perusahaan konsultasi Lipow Associates Oil.

Analis mengatakan sentimen juga dirusak oleh laporan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang menunjukkan produksi kartel naik sekitar 130.000 barrel per hari pada Januari.

“Berdasarkan produksi kartel saat ini, pasar kelebihan pasokan sebesar 1,84 juta barrel per hari pada kuartal ini,” kata Matt Smith dari ClipperData.