Pembukaan pasar saham hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,16 persen di level 5159. Indeks LQ45 juga naik 0,38 persen ke level 882,09 poin.

Menurut analyst equity Ascend, Agus Susanto, IHSG bakal bergerak positif. IHSG berpeluang menguat pasca keputusan The Fed yang belum akan melakukan normalisasi moneter.

“Namun, pergerakan IHSG masih cenderung terbatas karena tekanan jual asing masih tinggi,” ujar Agus, Jakarta, Kamis (18/9).

Tercatat sejak pekan lalu, investor asing telah melakukan penjualan bersih kumulatif hingga hampir Rp 4 triliun.

Pasar Asia dibuka variatif, indeks Nikkei 225 naik 1,04 persen pada level 16053, bursa Strait Times menguat 0,20 persen ke level 3303,15 poin. Sedangkan, indeks Hang Seng melemah 0,99 persen di level 24135 poin.

Sementara itu, penutupan bursa saham global menguat. Terlihat, Dow Jones naik 0,15 persen pada level 17.156,85 poin. Indeks Nasdaq positif 0,21 persen pada level 4.562,19 poin. Dan S&P 500 menguat 0,13 persen pada level 2.001,57 poin.

Wall Street ditutup menguat. Wall Street ditutup menguat pasca pernyataan the Fed yang belum akan menaikkan suku bunga acuan hingga kondisi ekonomi AS memungkinkan untuk itu, namun Oktober mendatang The Fed tetap akan menghentikan program stimulus ketiganya.