Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,44 persen atau 21,99 poin ke level 5.015. Sementara indeks LQ45 juga menguat 0,34 persen atau 2,88 poin ke level 849,739.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi setelah anjlok 2,7 persen kemarin. IHSG masih berpeluang tertekan apabila aksi jual asing masih berlanjut. Namun tekanan jual akan dimanfaatkan melakukan pembelian mengingat sejumlah saham sektoral berada di area oversold.

“IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4.960 dan resisten di 5.040,” ujarnya dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (3/10).

Dari pasar saham Asia, indeks Nikkei naik 0,21 persen atau 2,88 poin ke level 1.361, indeks Hang Seng turun 1,02 persen atau 234 poin ke level 22.698 dan indeks Straits Times naik 0,11 persen atau 3,47 poin ke level 3.232.

Sementara Wall Street tadi malam ditutup relatif flat dan bursa zona Euro terkoreksi tajam akibat kekecewaan terhadap Draghi, yang tidak menjelaskan secara rinci program pembelian aset sekuritas yang akan dijalankan. Indeks DJIA ditutup turun tipis 0,02 persen di 16801,05 setelah sempat anjlok 130 poin dan S&P ditutup flat di 1946,17.