EQUITYWORLD FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir perdagangan kemarin, Selasa (17/5/2016) ditutup dengan penguatan tipis 2,4 poin atau 0,05 persen. Berikut perkiraan analis untuk pergerakan indeks hari ini, Rabu (18/5/2016).

– Lanjar Nafi, analis Reliance Securites
Dari sisi teknikal, Lanjar melihat, IHSG kembali terkonsolidasi pada area lower bollinger bands dengan bearish movement yang cukup tajam mendekati osilator oversold.

Oleh karena itu, dia memperkirakan IHSG masih akan cenderung bergerak mixed cenderung tertekan dengan range pergerakan 4.700-4.760.

“Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya ACES, ANTM, ASII, BMRI, CPIN, CTRP, dan SSIA.” kata Lanjar sebagaimana dikutip dari Kontan, Rabu (18/5/2016).

Menurut Lanjar, sentimen selanjutnya, investor menanti data tingkat inflasi Amerika Serikat yang menjadi gambaran kesehatan ekonomi AS, tingkat inflasi di zona Eropa dan malamnya pertemuan bank sentral Federal Reserve (FOMC) di AS.

– Muhammad Ikhsan, NH Korindo Securities
Ikhsan melihat ada peluang rebound bagi IHSG besok, menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dimulai Rabu-Kamis (18/5-19/5).

Sentimen positif juga mungkin ditularkan bursa Asia yang mulai berada di zona hijau, meski China melemah. “Bursa asia menguat didukung dengan Wallstreet yang juga mulai menguat, nilai tukar Yen yang melemah serta harga minyak yang mencoba break di USD 50 per barel,” kata Ikhsan.

Prediksinya, besok IHSG berada di batas bawah (support) 4.728 dan batas atas (resistance) 4.786.

– Parningotan Julio, Analis Millenium Danatama Sekuritas
Julio pun mempridiksi IHSG besok akan bullish dengan rentang lebih sempit, yaitu support 4.696 dan resistance di 4.761.

Bergairahnya saham-saham energi hari ini akibat penguatan harga minyak masih berpeluang terjadi. Langkah bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas bunga juga akan berdampak positif pada pasar, disertai pelemahan yen yang akan mendorong bursa Jepang.

– William Suryawijaya analis dari Asjaya Indosurya
William melihat IHSG masih terus berada dalam rentang konsolidasi di tengah mencuatnya harga komoditas minyak. Menurutnya, ketika harga komoditas minyak dan emas melambung terlalu tinggi akan mengurangi aliran dana investasi di bursa.

Tapi, dia melihat ada peluang penguatan hari ini, dengan pergerakan IHSG di rentang tipis 4.724 – 4.798.