EQUITYWORLD FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Pelemahan tersebut lantaran adanya aksi ambil untung yang dilakukan para investor.

Selain itu, pelemahan terjadi mengikuti pasar saham Eropa dan Asia yang bergerak negatif. Meski, dari sisi politik terdapat sentimen positif dengan resmi berdamainya kedua kubu parlemen, Rupiah yang terpresiasi, dan asing yang kembali nettbuy.

“Pada perdagangan Selasa (18/11), IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.035-5.042 dan resisten 5.062-5.075,” ujar Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) Reza Priyambada dalam riset hariannya, Selasa (18/11).

Reza menegaskan laju IHSG sempat melampaui di target resisten, meski berakhir di bawah target tersebut dan sempat berada di kisaran target support. Laju IHSG terlihat masih galau untuk bergerak rebound dan bertahan di zona positifnya.

“Apalagi sentimen dari global kurang mampu memberikan hawa positif pada IHSG. Laju IHSG pun diperkirakan kurang lebih tidak akan jauh berbeda dimana masih menyimpan potensi pelemahan. Tetap waspadai pembalikan arah,” kata dia.

Adapun saham-saham yang harus dipertimbangkan antara lain ITMG, LPCK, PTPP, PTBA, SSMS dan UNVR.