Tumor adalah salah satu hal yang paling ditakuti oleh umat manusia. Pertumbuhannya yang sulit terdeteksi seringkali berujung pada kanker. Guna mengantisipasi munculnya kanker sejak dini, ilmuwan tengah membuat sebuah alat yang bisa ‘mendengarkan’ sel.

Alat yang disebut ‘metal detector’ khusus kanker ini akan membuat para dokter dengan mudah menemukan sel kanker ketika melakukan pemeriksaan kesehatan rutin reguler. Dokter akhirnya tidak memerlukan biopsi atau contoh jaringan tubuh untuk dapat mengetahui keberadaan tumor atau kanker.

Alat ini memiliki bentuk seperti headset mirip stetoskop yang berfungsi mendengarkan aktivitas sel yang tidak normal. Teknologi sonar khusus yang digunakan oleh ‘metal detector’ kanker ini beroperasi layaknya alat ‘Geiger counter’ atau pendeteksi radiasi. Bedanya, alat ini mampu memberikan sinyal berbentuk suara jika menemukan keberadaan sel tubuh yang tengah bermutasi.

Hebatnya, alat tersebut juga bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan sel kanker setelah suatu operasi pengangkatan tumor dilaksanakan, Daily Mail (09/08). Hal ini sangat penting untuk dilakukan demi menjamin sel tumor tidak akan tumbuh lagi menjadi kanker baru.

Konsep teknologi sonar ini telah dimanfaatkan untuk mendeteksi tumor otak di beberapa pasien. Oleh sebab itu, para ilmuwan dan dokter terdorong membuat alat serupa yang dapat diterapkan untuk mendeteksi semua jenis kanker.

“Dalam sepuluh tahun mendatang, para dokter harus memiliki sebuah alat pendeteksi kanker yang membantu mereka mendengarkan sinyal dari sel yang ditengarai telah berubah menjadi tumor atau kanker. Namun, perlu dilakukan uji coba yang ketat sebelum alat ini bisa benar-benar diterapkan,” ungkap Dr. Ryan Stables, peneliti dari Universitas Birmingham City.