EQUITYWORLD FUTURES – Memulai perdagangan saham di bursa Tiongkok Senin (12/09), Indeks Shanghai di buka lemah, sekarang ini terpantau turun tajam -44,38 poin atau -1,34 % terhadap 3034.47.

pelemahan Indeks Shanghai terpicu kekuatiran ekonomi domestik & penguatan kenaikan suku bunga AS.

Hri ini bakal dirilis data ekonomi Tiongkok, khususnya New Yuan Loans Agustus yg diindikasikan menurun.

Aspek ini memicu kakuatiran ekonomi Tiongkok.

Sementara itu opini petinggi The Fed makin menguatkan cita-cita kenaikan suku bunga AS.

Baca: Minyak Memangkas Kenaikan Mingguan Karena Penurunan Cadangan AS

Presiden Fed Boston Eric Rosengren menyampaikan bank sentral AS makin menghadapi risiko kalau menunggu lebih lama lagi buat menaikkan suku bunga.

EQUITYWORLD FUTURES Diperkirakan indeks Shanghai dapat bergerak lemah

Mencermati perkembangan ekonomi domestik & penantian stimulus ekonomi.

Nanning, Guangxi, China : Pemerintah China kembali mengatakan inisiatif utk membangun jurusan sutera (China Silk Road) perdagangan pada negara-negara di Asia Tenggara.

“Presiden China Xi Jinping mengedepankan inisiatif buat membangun “Economic Belt of Silk Road” & “21st Century Maritime Silk Road,”

kata Zhang Gaoli, Vice Premier of The State Council of The People’s Republic of China, dikala pembukaan China-ASEAN EXPO (CAEXPO) dan China-ASEAN Bisnis dan Investment Summit (CABIS) ke-13

di Nanning International Convention dan Exhibiton Center (NICEC) di Nanning, Guangxi, China, hri ini, Pekan (11/9/2016).

Ia menyampaikan inisitif tersebut mengikuti tren juga kerja sama regional & global.

Maka dinilai mutlak utk membuat langkah strategis utk keperluan dengan.

Silk Road dibangun dengan cara bertahap buat membuat jaringan interkoneksi, khususnya antara China & ASEAN guna membangun Maritime Silk Road abad 21.

EQUITYWORLD FUTURES : Bursa saham Asia diperdagangkan melemah di awal minggu

Seiring antisipasi para investor pada potensi terhentinya kebijakan pelonggaran moneter bank sentral global, yg sejauh ini jadi penopang pasar bekal berisiko.

Pasar negeri emerging di Asia khususnya jadi lebih rapuh kepada potensi kenaikan suku bunga di Amerika Serika, seiring perbedaan yield berisiko memicu peralihan arus bekal dari pasar negeri emerging.

Tetapi sekian banyak analis beropini tingkat pertumbuhan yg solid & potensi laju pendapatan yg lebih pesat di sekian banyak negeri Asia selayaknya bakal membatasi arus bekal ke luar.

Terpantau selama ini indeks Hang Seng Hong Kong melorot -2.4%, berbalik dari penguatan minggu dulu se besar 3.6%, sementara indeks saham Shanghai Komposit melemah -1.6%.

Pelemahan sebanyak bursa saham Asia hri SEnin serta mengikuti sentimen negatif Wall Street kepada penutupan hri Jumat minggu dulu, sesudah Presiden Fed Boston Eric Rosengren memberikan sinyal kenaikan suku bunga.

Konsentrasi kemudian dapat tertuju kepada komentar Gubernur Fed Lael Brainard yg dijadwalkan bakal memberikan pidato terhadap hri Senin, menjelang rapat FOMC minggu depan.

Andrie Equityworld News Semarang