Indonesia Urutan Kedua Terbesar Negara Asal “Cyber Crime” di Dunia

Indonesia Urutan Kedua Terbesar Negara Asal “Cyber Crime” di Dunia

EQUITYWORLD FUTURESIndonesia berada di urutan kedua dalam daftar lima besar negara asal serangan kejahatan siber atau cyber crime, berdasar laporan State of The Internet 2013.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombespol Agung Setya mengatakan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, tercatat 36,6 juta serangan cyber crime terjadi di Indonesia.

Hal ini sesuai dengan data Security Threat 2013 yang menyebutkan Indonesia adalah negara paling berisiko mengalami serangan cyber crime.

Sejak 2012 sampai dengan April 2015, Subdit IT/ Cyber Crime telah menangkap 497 orang tersangka kasus kejahatan di dunia maya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 389 orang di antaranya merupakan warga negara asing, dan 108 orang merupakan warga negara Indonesia.

Total kerugian cyber crime di Indonesia mencapai Rp 33,29 miliar. “Angka ini jauh lebih besar dibandingkan perampokan nasabah bank secara konvensional,” kata Agung di Jakarta, Senin (11/5/2015).

Sementara itu, sepanjang 2012 sampai dengan 2014, terdapat 101 permintaan penyelidikan terhadap kasus fraud  atau penipuan dari seluruh dunia. “Ini artinya, setiap 10 hari terdapat satu kejadian selama tiga tahun terakhir,” ujar Agung.

 

ewfsmg

PERHATIAN!
Managemen PT. Equityworld Futures menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT. Equityworld Futures dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Equityworld Futures, bukan atas nama individu.