EQUITYWORLD FUTURES – Lurah Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi Heri membantah ada pungutan yang dilakukan di kelurahannya. Menurutnya, pelayanan di Kelurahan Margahayu semuanya gratis.

“Tidak ada (pungli). Semuanya gratis,” tegas Heri saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (16/11).

Bahkan Heri meminta agar orang yang merasa dipungut biaya ketika mengurus sesuatu untuk menghadap dirinya, dan menunjukkan orang yang meminta biaya tersebut. “Suruh datang ke saya, tunjukkan mana orangnya,” kata Heri.

Pada saat merdeka.com mendatangi Kelurahan Margahayu, pada Jumat (14/11), perihal surat pengantar pembuatan paspor apabila ada perbedaan nama di KTP dan akta lahir, seorang staf di Kelurahan tersebut memang tak meminta biaya kepengurusan suatu keperluan.

Tapi, ketika ditanya biayanya tentang surat pengantar, staf perempuan yang ada Kelurahan Margahayu tersebut meminta seikhlasnya. “Dikasih diterima, enggak (Tidak dikasih) juga enggak apa-apa,” kata seorang staf perempuan di loket pelayanan pada merdeka.com.

Pernyataan Heri dan staf kelurahan ini berbeda dengan di lapangan. Pantauan merdeka.com, banyak pegawai kelurahan yang terang-terangan meminta uang setelah membuatkan surat. Tarifnya pun berbeda-beda tergantung suratnya.