EQUITYWORLD FUTURES – Dana Investasi Real Estate (DIRE) bisa berkembang jika diiringi dengan pemberian insentif pajak.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bobby Hamzar Rafinus hingga saat ini pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid kelima dan kesebelas yang mengatur instrumen DIRE.

Melalui paket kebijakan ekonomi jilid kelima, pemerintah menerbitkan peraturan Menteri Keuangan nomor 200 tahun 2015 tentang perlakuan perpajakan bagi wajib pajak dan pengusaha kena pajak yang menggunakan skema Kontrak Investasi Kolektif (KIK) tertentu berupa DIRE.

“Melalui paket kebijakan ekonomi jilid kesebelas, pemerintah telah menyepakati penurunan tarif pengalihan aset melalui DIRE,” ujar Bobby, Senin (30/5/2016).

Bobby menyebutkan, saat ini tarif PPh dalam pengalihan aset telah dipangkas menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 5 persen.

Tak hanya itu, pemerintah juga memangkas Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi maksimal 1 persen dari semula yang mencapai 5 persen.