EQUITYWORLD FUTURES – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo mengikuti perkembangan kasus dugaan korupsi yang disangkakan kepada Direktur PT Pelindo II RJ Lino.

Menurut Pramono, Presiden menghormati hukum dan akan menyikapi masalah ini secara objektif.

Pramono mengungkapkan, Presiden Jokowi tidak akan sulit dalam menyikapi kasus dugaan korupsi yang dilakukan Lino.

Selain resmi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lino juga direkomendasikan dicopot dari jabatan Direktur PT Pelindo II oleh Pansus Pelindo di DPR.

“Perkembangan di KPK dan kepolisian terkait Pelindo selalu diamati Presiden, apalagi nama yang disebut pansus sudah jadi tersangka maka tentunya sudah terang benderang terhadap persoalan itu,” kata Pramono, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/12/2015).

“Hingga (langkah) apa yang diambil Presiden tentunya dalam koridor bagaimana proses hukum dihargai dan dihormati,” lanjut Pramono.

KPK menetapkan Lino sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi quay container crane (QCC). Lino juga direkomendasikan dicopot dari jabatannya oleh Pansus Pelindo.