EQUITYWORLD FUTURES – Kota Jakarta kembali mendapatkan sumbangan bus tingkat. Kali ini sumbangan diberikan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya, perusahaan ritel yang merupakan induk dari jaringan minimarket Alfamart.

Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih Antonius Kosasih mengatakan, PT Sumber Alfaria Trijaya memberikan satu unit bus bermerek Mercedes Benz. Bus tingkat yang diberi warna putih biru ini rencananya akan dioperasikan untuk kegiatan pariwisata tanpa pungutan biaya kepada penumpangnya.

“Bus ini rencananya akan diserahkan secara resmi kepada Gubernur DKI Jakarta (Basuki Tjahaja Purnama) di Balai Kota pada Jumat pagi,” kata Kosasih, Kamis (25/6/2015).

Dengan adanya bus tambahan dari PT Sumber Alfaria Trijaya ini, maka total bus tingkat pariwisata yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ada tujuh unit. Lima unit bus bermerek Wechai merupakan pengadaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada awal 2014; dan satu unit bus merupakan bus merek MAN sumbangan dari PT Coca Cola Amatil Indonesia saat peringatan HUT ke-488 Kota Jakarta pada 22 Juli lalu.

Sebenarnya, Pemprov DKI Jakarta masih memiliki lima unit bus tingkat pariwisata lainnya yang merupakan sumbangan dari Tahir Foundation. Namun bus tingkat merek Mercedes Benz yang diberikan pada Desember 2014 ini mengalami penundaan pengoperasian karena harus mengalami pengubahan sasis untuk menyesuaikan dengan standarisasi yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

Di luar bus tingkat pariwisata, Pemprov DKI Jakarta juga pernah menerima sumbangan 30 unit bus single pada pertengahan 2014. Bus disumbangkan oleh tiga perusahaan, yakni Telkomsel, Ti-Phone, dan Roda Mas. Saat ini, bus-bus tersebut dioperasikan sebagai layanan bus gratis di kawasan zona larangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat.

Kosasih berharap, langkah yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut dapat diikuti oleh pihak-pihak swasta lainnya.

“Kami berharap, dapat diikuti oleh pihak-pihak lainnya supaya fasilitas transportasi di Ibu Kota dapat terus berkembang, tidak kalah dengan negara-negara tetangga kita,” ujar Kosasih.