EQUITYWORLD FUTURES – Kemacetan lalu lintas kendaraan di beberapa jalur alternatif selepas Tol Kanci-Pejagan, Jawa Tengah, sampai Selasa (5/6/2016) pagi belum juga terurai meski kemarin polisi sudah memrioritaskan seluruh lajur bagi kendaraan pemudik.

Ruas jalan Ketanggungan-Songgom-Prupuk di Kabupaten Brebes masih macet total dan petugas berusaha mengurainya dengan membuka dan menutup sebagian jalur setiap setengah jam.

EQUITYWORLD FUTURES : Namun kendaraan hanya bisa bergerak 300 sampai 500 meter setiap setengah jam.

Pengendara dari arah Purwokerto yang akan menuju Slawi dan Tegal juga hanya bisa bergerak setiap setengah jam di persimpangan jalan. Polisi bekerja keras mengatur lalu lintas kendaraan di setiap persimpangan untuk mengurangi kemacetan.

Beberapa kendaraan tampak mogok karena kehabisan bahan bakar dan satu stasiun pengisian bahan bakar umum terdekat yang ada di sekitar Larangan sudah kehabisan stok sejak kemarin.

Ratusan pemudik terpaksa bermalam di mushala dan masjid yang ada di pinggir jalan, termasuk Masjid Miftahul Jannah atau Masjid Tikungan Kubang Wungu, sekitar lima kilometer dari pusat kota Ketanggungan, yang setiap tahun menjadi tempat rihat pemudik.

Halaman masjid yang menyatu dengan rumah penduduk sekitar mampu menampung 30 kendaraan. Di sekitar masjid juga ada belasan warung makan dan minum. Tak jauh dari masjid ada minimart 24 jam, yang bisa menjadi tujuan pemudik membeli kebutuhan untuk perjalanan.

Zamroni, seorang pemilik kios di dekat masjid, mengatakan jalur itu sudah macet sejak dua hari lalu dan Selasa dini hari, ketika kendaraan hanya bisa bergerak setiap setengah jam, merupakan puncaknya.

Warsito sudah menempuh perjalanan selama 36 jam dari rumahnya di Tangerang sampai Masjid Kubang Wungu, 30 jam di antaranya dia lewatkan di Tol Kanci-Pejagan yang kemarin macet hingga antrean kendaraannya sampai 25 kilometer.

Ia melanjutkan perjalanan ke Purwokerto selepas shalat subuh di Masjid Kubang Wungu. – Equity world Futures