EQUITYWORLD FUTURES – Pada Maret lalu, Instagram diketahui tengah mengembangkan sebuah profil gaya baru untuk pengguna yang memajang brand miliknya di layanan photo sharing tersebut. Konsepnya mirip dengan Brand Page di jejaring sosial Facebook.

Bentuk profil bisnis anyar itu belakangan diketahui lewat screenshot yang diedarkan oleh blog Later.com, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Senin (9/5/2016).

Berdasarkan screenshot Later.com, perbedaan yang paling terlihat antara profil bisnis dan profil pengguna biasa di Instagram adalah adanya tombol “Contact” di bagian atas, tepat di sebelah kiri tombol “Follow”.

Ketika ditekan, tombol “Contact” ini akan menampilkan panduan arah ke lokasi pemilik bisnis yang bersangkutan. Ada juga pilihan untuk mengontak sang pemilik akun lewat e-mail.

Dengan begini, pemilik brand yang memiliki profil bisnis di Instagram bakal lebih mudah dihubungi oleh para pengguna lainnya. Berjualan pun jadi lebih gampang.

Later.com Tampilan profil baru untuk pengguna bisnis yang sedang dikembangkan Instagram

Menariknya, Instagram justru menyematkan pilihan untuk menghubungi pemilik akun bisnis via e-mail, bukan lewat layanan messaging di dalam Instagram sendiri.

Keputusan ini mungkin dibuat karena para pemilik bisnis biasanya memang lebih umum dihubungi lewat e-mail. Alamat e-mail pun selama ini seringkali dicantumkan dalam keterangan “bio” pemilik akun.

Selain itu, profil bisnis turut diketegorikan berdasarkan jenis usaha yang dijalankan. Ada pula tag lokasi yang akan menunjukkan lokasi pemilik brand dalam peta.

Business profile baru Instagram saat ini baru diuji coba ke sebagian kecil pengguna dan belum tersedia secara meluas. Pihak Instagram menyebutkan bahwa tampilan baru untuk pemilik usaha itu baru akan resmi digulirkan dalam waktu “beberapa bulan ke depan”.

Instagram saat ini telah menggandeng 200.000 pengiklan yang menyasar 400 juta pengguna di layanan photo sharing miliknya. Dengan profil bisnis baru, Instagram berharap bisa turut merangkul pemilik usaha kecil yang selama ini kurang terakomodir.