EQUITYWORLD FUTURES – Banyak spekulasi yang muncul jauh sebelum Yamaha mengumumkan kepergian Lorenzo ke Ducati, (18/4/2016). Salah satunya, pebalap kedua untuk mengisi kursi lowong Yamaha YZR-M1, menemani sang legenda Valentino Rossi.

Paling banter diisukan adalah Maverick Vinales. Dialah pebalap muda masa depan yang tahun ini tampil bersinar dengan Suzuki Ecstar. Isu santer ini pun sampai memantik reaksi legenda Suzuki Kevin Schwantz, yang menyatakan bahwa Yamaha hanya akan menganakemaskan Rossi.

Namun kabar Vinales makin dikait-kaitkan dengan Yamaha makin santer saat pebalap Spanyol itu ganti manajer. Seperti dikutip Motorsport, belum lama ini, Vinales mengganti manajernya saat ini Aki Ajo dengan Paco Sanchez.

Perubahan itu pun menimbulkan spekulasi jika Vinales berniat cabut ke Yamaha. Pasalnya, Sanchez merupakan manajer yang membantu Pol Espargaro gabung ke Yamaha pada 2014 lalu. Dengan kata lain, Vinales disebut merekrut orang agar memuluskan langkahnya gabung tim Garpu Tala.

Di urutan kedua, kandidat yang juga berpeluang adalah Alex Rins. Saat ini, Alex masih membalap di Moto2 dan sangat kompetitif di sana. Namun sumber-sumber menyebut bahwa Rins memang menjadi pebalap masa depan Yamaha, namun dirinya akan gabung dulu di Tech3 musim depan.

Lainnya? Masih sangat simpang siur. Ada yang menyebut Andrea Iannone bakal berpeluang. Namun lagi-lagi ada pihak yang mematahkannya, dan menyebut pebalap Ducati itu dikaitkan dengan Suzuki musim depan.

Pol Espargaro? Pebalap Yamaha Tech3 ini juga berpeluang naik kasta, namun gaya berkendara disebut-sebut tak cocok dengan M1. Bahkan Pol dikaitkan dengan tim baru yang akan terjun ke MotoGP.

Jadi siapa? Tinggal waktu yang akan menjawabnya.