EQUITYWORLD FUTURES – Ahmad Isnadi hanya bisa mengurut dada setelah mendapat pemberitahuan dari pihak bank bahwa dia harus membayar cicilan dari kartu kredit senilai Rp 8 juta.

Padahal, uang sejumlah tersebut sama sekali tidak pernah ditarik dan dipergunakannya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto mengatakan, setelah diusut, ternyata ada pihak lain yang sudah memanfaatkan kartu kreditnya dan melakukan penarikan tunai.

Meski sudah mengklarifikasi soal penarikan tersebut, namun pihak bank sudah memberitahukan bahwa dari kartu kreditnya sudah terjadi transaksi senilai Rp 8 juta pada tanggal 8 dan 11 Februari 2016.

“Korban baru menyadari bahwa ia kehilangan kartu kredit miliknya. Kemungkinan kartu kredit itulah yang dimanfaatkan orang tak dikenal,” ujar Bimo, Kamis (18/2/2016).

Menurut Bimo, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laporan korban. Termasuk mengklarifikasi dari pihak bank soal transaksi yang dilakukan.

“Laporan korban sudah kita terima. Masih kita dalami,” ujarnya.