Untuk dapat terbangkan pesawat, seorang pilot pasti diharuskan mendapatkan lisensi terbang yang pastinya sangat susah untuk didapat.

Tapi percayakah Anda jika dengan teknologi ini, tanpa lisensi atau pengalaman terbang pun seseorang bisa kendalikan pesawatdengan mudah?

Dengan kekuatan pikiran saja, layaknya Profesor X dalam film X-Men, orang awam bisa mengendalikan pesawat menggunakan teknologi bernama Brainflight yang dikreasikan oleh para peneliti dari Universitas Munchen dan Berlin di Jerman, Engadget (28/5).

Dengan teknologi ini para pilot baru tersebut dapat mengendalikan pesawat lewat bantuan teknologi EEG atau alat pengukur aktivitas otak yang terpasang pada alat seperti helm. Nantinya, sinyal dari otak lah yang akan diubah menjadi perintah-perintah lewat algoritma tertentu untuk mengendalikan pesawat.

Dari penelitian yang dilakukan, bahkan orang awam yang tanpa pengalaman berada dalam kokpit pesawat sekalipun mampu melewati tes untuk mendapatkan lisensi menerbangkan pesawat menggunakan flight-simulator atau simulasi pesawat terbang.

Menurut Tim Fricke, pemimpin penelitian ini, proyek Branflight ini mempunyai tujuan jangka panjang untuk membuat semakin banyak orang bisa mengakses penerbangan.

Para peneliti pun masih berkonsentrasi untuk meningkatkan aspek keselamatan dari teknologi ini agar dapat segera diujicobakan langsung di pesawat sungguhan. Rencananya mereka akan ‘memamerkan’ Brainflight di kongres penerbangan Jerman, September nanti, Techcrunch (27/5).