Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur dibantu aparat kepolisian kembali menggelar razia parkir liar. Razia kali ini menyasar sejumlah kendaraan yang ketahuan parkir tidak pada tempatnya, yakni di kawasan Jatinegara dan Matraman, Jakarta Timur.

Pantauan merdeka.com, Kamis (11/9), razia dimulai dari Pospol Rawabening yang terhubung langsung dengan Jalan Jatinegara Timur. Puluhan petugas menyambangi sejumlah kendaraan yang ketahuan tengah berhenti di tempat tak semestinya. Tak hanya mobil pribadi, angkutan umum dan mobil boks tak luput dari pengamatan aparat.

Di tempat ini, beberapa kendaraan terkena sanksi tilang. Tindakan serupa juga dilakukan terhadap pengendara yang ketahuan melintasi jalur Bus Transjakarta.

Saat ditilang, sopir truk bernopol B 9552, Sutandi mengaku tidak tahu larangan parkir di bahu jalan. Dia pun tidak melihat ada rambu-rambu larangan di tempatnya memberhentikan kendaraan.

“Saya cuma mau ngaso (istirahat) sebentar, mau ngopi di bawah pohon itu. Ini juga sudah mau jalan, eh keburu ditilang,” keluh Sutandi.

Razia kemudian dilanjutkan ke Jalan Jatinegara Barat. Di tempat ini, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang parkir di depan toko karpet.

Kedatangan petugas Dishub bersama aparat kepolisian membuat sejumlah pemilik mobil berhamburan keluar dan memindahkan kendaraannya. Mereka yang belum sempat meninggalkan lokasi sempat diberikan surat tilang.

Penolakan sempat datang dari pengendara Toyota Rush B 1394 TRE. Agar kendaraannya tidak diderek petugas, dia mengaku sebagai pemilik salah satu toko di sekitar lokasi.

“Saya ini punya toko di sini sudah lama. Tadi saya cuma sebentar kok, tapi malah diderek,” teriak wanita berpakaian hitam putih itu sebelum meninggalkan lokasi.

Dari tempat tersebut, petugas gabungan menuju Jalan Raya Matraman, tepatnya di depan Mapolrestro Jakarta Timur. Puluhan sepeda motor yang terpakir di sepanjang jalan tersebut dikenakan sanksi cabut pentil.