EQUITYWORLD FUTURES – Pesona Air Terjun Karawa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mulai menarik wisatawan.

Selain airnya yang jernih serta suasana alam masih asri dan sejuk, juga karena pemandangan menuju lokasi air terjun ini begitu eksotis dan cocok untuk rileksasi diri.

Tak heran jika obyek wisata alam yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Lasinrang, Pinrang ini mulai jadi buah bibir. Permandian Air Terjun Karawa adalah salah satu obyek wisata baru yang mulai dipromosikan pemerintah daerah sebagai salah satu destinasi wisata.

Pada akhir pekan, lokasi air terjun yang asri dan sejuk ini banyak dipadati warga dan siswa untuk merileksasi diri. Air terjung ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter lebih yang berada di puncak Gunung Karawa.

Untuk menuju lokasi ini wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh 1 kilometer dari jalan kecamatan. Jalan yang menanjak dan menantang membuat pengunjung kerap singgah untuk beristirahat karena perjalanan cukup melelahkan.

Namun kelelahan itu terobati setelah menikmati dinginnya Air Terjun Karawa yang dikelilingi bebatuan dan pepohonan yang asri dan rindang. Jalanan menuju ke air terjun pun dapat dilalui sepeda motor. Namun pengunjung yang menggunakan kendaraan roda empat harus rela berjalan kaki sejauh 1 kilometer, karena kendaraan tak bisa sampai ke lokasi.

Mujahid, wisatawan asal Makassar mengaku sangat terkesan dengan Air Terjun Karawa meskipun dia baru pertama kali menikmati kesejukan air terjun ini. “Kalau obyek wisata Karawa ini sedikit dipoles, saya yakin akan semakin menjadi obyek wisata primadona. Suasana alamnya masih asri dan sejuk,” ujarnya.

KOMPAS.COM/JUNAEDI Permandian Air Terjun Karawa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mulai jadi salah satu obyek wisata alam yang menarik minat wisatawan.

Mujahid berharap obyek wisata yang kini menjadi buah bibir di kalangan wisatawan harus dipoles agar menjadi lebih menarik.

Sejumlah fasilitas pendukung seperti gazebo dan tempat ganti pakaian sebaiknya disediakan dan dikelola baik oleh pemda atau investor sehingga bisa mendatangkan manfaat ekonomi.

Air Terjun Karawa saat ini masih dikelola secara tradisional oleh masyarakat setempat. Setiap pengunjung dibebani karcis masuk sebesar Rp 5.000 untuk setiap pengunjung.

Tarif tersebut digunakan untuk membiayai dan membersihkan sampah-sampah yang ditinggal oleh para pengunjung setiap harinya.