Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah resmi dilantik sebagai wakil ketua DPR periode 2014-2019 dini hari tadi. Namun, terpilihnya Fahri disorot oleh masyarakat sipil karena pernyataannya yang ingin membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Lebih baik KPK dibubarkan. Karena saya tidak percaya dengan adanya institusi super body dalam demokrasi,” ujar Fahri.

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Giri Ahmad Taufik menilai Pimpinan DPR 2014-2019 terpilih memiliki rekam jejak bermasalah. Ia meminta publik perlu meningkatkan pengawasan terpilihnya paket pemimpin DPR 2014-2019 yang meninggalkan catatan pada sisi pemberantasan korupsi.

“PSHK juga mendesak aparat penegak hukum untuk terus tetap bekerja secara profesional dan tidak terintimidasi dalam mengungkap kasus-kasus korupsi yang melibatkan pimpinan dan anggota DPR,” kata Giri lewat keterangan tertulis, Kamis (2/10).