EQUITYWORLD FUTURES – Akses jalan menuju Mampang Prapatan dari Tendean ditutup untuk sementara. Sebabnya, di sana tengah dilakukan pembangunan jalan layang khusus bus transjakarta koridor XIII paket Tendean.

Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, penutupan tersebut dilakukan selama tiga bulan. Namun, karena sudah dimulai sejak 30 April lalu, maka kemungkinan penutupannya akan selesai sekitar satu bulan lagi.

“Kami mohon maaf ada penutupan jalan dalam rangka memperlancar pekerjaan pondasi paket Tendean,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (28/6/2015) malam.

Karena jalan tersebut ditutup, maka pengguna jalan yang akan menuju Mampang dari Tendean pun harus menggunakan akses flyover Mampang. Selanjutnya, berputar balik di bawah flyover Gatot Subroto.

Dalam menutup jalan, Heru mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta dan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan. Tujuannya supaya pengguna jalan tidak salah dan melanggar penutupan tersebut.

“Kami sudah koordinasi dengan Dishub dan kepolisian, serta sudah dipasang spanduk serta rambu di sana supaya pengendara tidak bingung,” kata dia.

Di Jalan Kapten Tendean yang menuju Jalan Mampang Prapatan, memang terdapat spanduk berukuran 1×2 meter. Dalam spanduk itu terdapat imbauan bagi pengguna jalan yang akan menuju Warung Buncit atau Ragunan untuk mengambil akses flyover Mampang Prapatan berputar di U turn flyover Gatot Subroto.

Progres pembangunan jalan layang pun telah tampak seperti, pondasi tiang bor yang sudah terpasang. Di sekitarnya, terlihat pagar-pagar pembatas terbuat dari seng. Pekerjaan itu membuat hampir setengah badan jalan tidak dapat dilewati kendaraan. Alhasil, jalan yang awalnya bisa mencapai dua jalur menjadi hanya satu lajur.