EQUITYWORLD FUTURES – Dalam waktu dekat, warga Jabar tidak perlu repot untuk datang ke kantor Samsat untuk membayar pajak kendaraan. Sebab Pemerintah Provinsi Jabar bersama Polda Jabar akan meluncurkan e-Samsat.

e-Samsat diklaim Polda Jabar merupakan terobosan pertama di Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat agar tidak antre saat membayar pajak. Tak hanya itu, e-Samsat dipastikan dapat menghindari percaloan, memangkas birokrasi, serta pungli.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan warga bisa langsung melakukan pembayaran langsung di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan fasilitas e-Samsat.

“Kalau bayar di Samsat atau outlet itu kan manual. Orangnya harus datang langsung. Nah, sekarang ada terobosan Polda, Pemprov Jabar, Jasa Raharja dengan BJB untuk membuat e-Samsat,” katanya di Gedung Sate Bandung, Senin (17/11).

Menurut Heryawan, dengan program e-Samsat masyarakat hanya perlu datang ke ATM untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Salah satu syaratnya adalah mempunyai ATM di BJB. Tata cara, pembayaran pun sama dengan pembayaran pajak lainnya.

“Ada tata cara pembayaran pajak, memperpanjang STNK, bayar pajak tahunan, maupun 5 tahun,” terangnya.

Ke depan e-Samsat, juga akan dipermudah dengan pembayaran melalui ponsel. “Tahapan berikutnya mungkin saja bisa pake E-banking, insya Allah akan dirancang segera. Bayar pajak langsung dari gadgetnya,” jelasnya.

Kapolda Jabar Irjen Pol M Iriawan menambahkan antrean di Samsat untuk pajak kendaraan sudah tak terbendung sehingga dengan adanya e-Samsat akan mempermudah masyarakat melakukan pembayaran.

“Jadi yang kita antisipasinya itu masyarakat tidak ngantre. Kalau di kantor samsat atau outlet samsat kan harus ngantre,” terangnya.