EQUITYWORLD FUTURES – Ada satu kesamaan dari empat balapan terakhir MotoGP 2015 yaitu Jorge Lorenzo yang selalu menjadi juara. Terakhir, pebalap Movistar Yamaha tersebut berhasil finis pertama pada balapan GP Catalunya di Sirkuit de Barcelona, Minggu (15/6/2015).

Keempat kemenangan tersebut didapat dengan Lorenzo selalu memimpin sejak lap pertama. Namun, Lorenzo menyebut balapan di Catalunya sebagai salah satu yang tersulit dalam karier balapnya.

“itu merupakan salah satu balapan tersulit saya, terutama pada 10 lap terakhir,” kata Lorenzo usai balapan. “Saya berusaha mempertahankan jarak dari Valentino (Rossi) yang membalap sangat baik di bawah cuaca yang panas.”

Rossi memang mengancam Lorenzo pada lap-lap terakhir dengan mencatat waktu putaran lebih cepat. Namun, jarak yang sudah terlalu jauh tidak mudah untuk ditutup.

Lorenzo total mengantongi 103 lap ketika dia berada di depan, sepanjang 2015. Sementara Rossi hanya empat kali memimpin. Namun, Rossi masih berada di posisi teratas dalam daftar klasemen dengan 138 poin, meskipun kini hanya tiggal unggul satu angka atas Lorenzo.

Ini juga merupakan kali kedua pada 2015 ketika Movistar Yamaha berhasil finis satu-dua, setelah GP Perancis.

Lorenzo merupakan pebalap kelima dalam 28 tahun terakhir yang bisa memenangi empat balapan secara beruntun, setelah Mick Doohan, Alex Criville, Rossi, dan Marc Marquez.

“Ini baru tujuh balapan, dan persaingan poin di klasemen sangat ketat di antara kami (dengan Rossi). Valentino hampir selalu mendapat sesuatu yang baru pada Minggu (balapan). Dia adalah pebalap Minggu. Dia mendapat jumlah kemenangan jauh lebih banyak dari pada pole position. Dia jauh lebih kuat, lebih konstan (pada Minggu),” kata Lorenzo.