EQUITYWORLD FUTURES – Kemacetan lalu-lintas adalah satu kondisi yang tidak bisa dihindari di jalanan kota besar seperti Jakarta. Jika begitu adanya, diharapkan para pengguna jalan tidak boleh ikut larut di dalamnya dengan rentetan tekanan, frustasi dan stres yang melanda.

Bosan dan stres biasa melanda pengemudi, apalagi saat berkendara sendirian. Tapi, ada tipsnya buat memaksimalkan waktu yang terbuang karena kemacetan.

Menurut Roslina Verauli, Pakar Psikologi mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi kondisi tersebut yaitu dengan melakukan kegiatan “me time“. Pergunakan momen macet tersebut untuk jadi tempat meditasi pribadi atau mengulas diri.

“Itu bukan berarti melamun, tapi instropeksi diri, melihat diri lebih dalam, merencanakan masa depan, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Kurang lebih itu yang disebut me time,” ujar Vera, beberapa waktu lalu.

Vera menambahkan, itu merupakan salah satu solusi menangani stres di kala seseorang dalam kondisi tidak bersama siapa-siapa. Seperti diketahui, lanjut Vera, tiap individu memiliki respon dan tanggapan yang berbeda ketika menghadapi stres.

“Jika me-review diri tidak bisa menyelesaikan kebosanan dan stres karena macet, hal lain yang bisa dilakukan di antaranya dengan mendengarkan lagu kesukaan dan bernyanyi di dalam mobil. Perilaku tersebut bisanya dilakukan oleh individu dengan karakter auditori, yang bisa dengan mudah membunuh bosan dan stres dengan kegiatan yang tidak rumit,” ujar Vera.

Jadi, tambah Vera, karena kemacetan memang sudah jadi hal yang tidak bisa dihindari, namun diri kita yang harus bisa beradaptasi, agar tidak tenggelam dalam suasana macet yang membosankan, serta penuh efek negatif.