EQUITYWORLD FUTURES – PT Buana Permata Hijau menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak berhak melakukan penertiban di Taman BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebab, mereka menilai, lahan tersebut masih dalam status sengketa.

“Lahan di Taman BMW sedang dalam gugatan hukum. Pemprov DKI harus mematuhi aturan. Tidak boleh semena-mena,” kata perwakilan PT Buana Permata Hijau di Taman BMW, Hamid kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2015).

Menurut Hamid, saat ini pihaknya sedang mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menerima banding yang diajukan Pemprov DKI. Ia menyebut, putusan MA-lah yang nantinya akan menentukan siapa yang berhak atas lahan tersebut.

“Pemprov DKI tidak bisa melakukan kegiatan apapun kecuali sudah ada putusan yang inkrah,” ucap Hamid.

Sebagai informasi, pada Juni lalu PTUN Jakarta mengabulkan gugatan banding Pemprov DKI terkait lahan di Taman BMW. Hal itu berarti putusan pertama yang memenangkan gugatan dari PT Buana Permata Hijau telah dibatalkan.

Pemprov DKI dalam waktu dekat sedang merencanakan akan melakukan penertiban di lahan yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan stadion itu.