EQUITYWORLD FUTURES – Bangunan Masjid Fatahillah di Balai Kota DKI Jakarta terlihat sudah 100 persen rampung. Tidak hanya bangunan utama, tetapi juga menara yang terletak di sisi barat bangunan masjid.

Meski terlihat sudah dapat digunakan, bangunan Masjid Fatahillah belum difungsikan. Saat Kompas.com menyambangi tempat tersebut, Minggu (17/1/2016), seluruh pintu masjid masih dalam keadaan dikunci.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Ika Lestari Aji mengatakan, masjid tersebut masih tahap pemeliharaan oleh kontraktor. Namun, masjid sudah bisa digunakan dalam waktu dekat.

“Saya minta segera untuk bisa digunakan, sekaligus masa pemeliharaan. Pak Gubernur sudah mengizinkan untuk digunakan,” kata dia saat dikonfirmasi.

Beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut penggunaan Masjid Fatahillah akan ditandai dengan pelaksanaan shalat Jumat yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

“Saya mau undang beliau shalat Jumat pertama di masjid Balai Kota,” kata Basuki usai menyambangi Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (7/1/2016).

Meski demikian, saat itu, Basuki belum tahu kapan shalat Jumat itu akan dilaksanakan. Sebab, saat itu masjid belum rampung dan masih masih dalam tahap finishing touch.

Bangunan Masjid Fatahillah di Balai Kota terdiri dari dua lantai. Lantai satu memiliki luas 410 meter persegi, sementara lantai dua memiliki luas 594 meter persegi.

Masjid tersebut mampu menampung 1.513 anggota jemaah. Pembangunan masjid yang merupakan inisiatif dari Basuki ini dimulai sekitar akhir September 2015. Anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp 18,8 miliar.

Masjid ini dibangun di atas lahan yang sebelumnya digunakan untuk lokasi Mushala Fatahillah dan sebagian kecil dari Gedung Blok D. Sebelumnya, Mushala Fatahilla hanya dapat menampung 300-400 anggota jemaah.