EQUITYWORLD FUTURES – Realitas dunia selalu sangat menarik untuk diulas. Ada persilangan masa lalu dan masa depan, perpaduan tradisi dan invasi modern, atau pendapat selaras dan berlawanan. Kontradiksi ini yang coba diidentifikasi oleh AkzoNobel menjadi satu tema Looking Both Ways atau Melihat ke Dua Sisi.

Tema ini mengikat seluruh tren warna 2016 yang merupakan panduan tahunan Dulux sebagai merek andalan AkzoNobel untuk tren desain global. Tren warna 2016 ini diluncurkan pada Selasa, 15 September 2015 di Somerset House, London, Inggris.

Tema dualitas ini direpresentasikan oleh monarch gold, atau emas yang memiliki nuansa cukup terang untuk menarik perhatian, namun tetap selaras dikombinasikan dengan warna lain. Warna ini mengingatkan akan pesonamasa lalu serta mendeskripsikan keindahan warna-warni dunia.

Inilah golden hour dalam warna, transisi gelap dan terang, nuansa yang tampil dalam karya seni leluhur maupun seniman modern sebagai perwakilan masa depan. Warna emas memadukan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

“Kami ingin berbagi inspirasi dan pengetahuan tentang warna dengan orang-orang di seluruh dunia, sehingga mereka mendapat manfaat dari kekuatan transformasi warna dalam kehidupan,” ujar Anggota Komite Eksekutif AkzoNobel Decorative Paints, Ruud Joosten.

Hilda B Alexander/Kompas.com Monarch Gold

Selain monarch gold, dualitas ‘Melihat ke Dua Sisi‘ juga terdapat empat tren utama yang akan terjadi pada 2016 mendatang yakni:

1. Warisan dan masa depan

Dengan melihat masa lalu, kita dapat merancang masa depan. Tren ini meletakkan dasar-dasar identitas kits dengan mengambil inspirasi dari masa lalu, dan meraih keyakinan untuk melangkah maju. Referensi sejarah mungkin berlawanan atau malah mendukung zaman modern. Kondisi ini diterjemahkan ke dalam palet warna yang bernuansa kontemporer cerah.

2. Kata dan gambar

Ada kekuatan baru dalam grafis dan kenyataan. Penggunaan huruf dan gambar dalam desain interior dan arsitektur tak lagi saling berlawanan, tetapi saling melengkapi satu dengan lainnya. Tren ini tampil dalam palet warna biru tinta dan abu-abu grafit yang kontras dengan nuansa warna seputar ponsel pintardan fitur media sosial.

3. Gelap dan terang

Salah satu tren kunci untuk 2016 adalah menghargai gelap. Kampanye jam bumi dengan mematikan cahaya menunjukkan betapa hebatnya polusi cahaya memengaruhi manusia. Polusi cahaya dapat mengubah aktivitas biologis manusia, tanaman, dan juga satwa nokturnal. Kita membutuhkan gelap agar dapat melihat bintang di langit. Banyak warna dalam palet ini mampu berbaur dengan halus seperti golden hour  saat fajar dan senja.

4. Batasan dan melepaskan

Gaya hidup perkotaan merindukan kekacauan yang terkendali. Lepas kendali namun tetap hidup dalam kerangka acuan. Warna dalam paletini adalah warna-warna yang hidup dan ceris, namun tetap dibatasi oleh warna hitam, dan putih.