EQUITYWORLD FUTURES – Saham PT Astra International Tbk (ASII) merupakan salah satu saham blue chip. PT Investa Saran Mandiri menyarankan untuk membeli saham ASII di bawah level Rp 6.500, karena akan memberikan keuntungan hingga 13 persen dari harga wajarnya.

Riset Investa menyebutkan, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih diatas 4,8 persen maka kinerja saham ASII akan bisa mencapai sekitar 100 persen dari prediksi kami untuk pendapatan dan net profitnya. Sehingga harga wajar ASII untuk 12 bulan ke depan bisa berada di level 7.500.

Dari laporan keuangan ASII 2011-2015, terlihat bahwa pendapatan dan net profitnya ASII selalu naik dari tahun ke tahun.

Kecuali di tahun 2015 yang mana ASII mengalami penurunan pendapatan dan net profitnya karena melambatnya ekonomi Indonesia.

“Prediksi kami untuk tahun 2016 masih naik jika dibandingkan dengan tahun 2015, hanya saja kami memprediksi net profit nya ASII akan mengalami penurunan tipis,” tulis Investa.

Investa melihat bahwa ASII berhasil menjaga pangsa pasar dari banyak sektor anak perusahaannya. Penuranan net profit tidak bisa dihindari karena akan adanya kenaikan cost. Investa melihatnya adalah hal yang wajar untuk tetap mempertahankan pangsa pasar dari produk produk ASII di berbagai sektor.

“Kami masih yakin target pendapatan dan net profit ASII dari kami di tahun 2016 ini akan tercapai dengan mulai banyaknya pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan di kuartal II 2016 ini,” lanjut Investa.

Dengan melihat kinerja ASII di kuartal 1 tahun 2016 memang terlihat target net profit ASII masih jauh dari harapan.

Tetapi diharapkan target net profit ASII di semester 1 atau kuartal 2 tahun 2016 ini akan bisa mencapai diatas 45 persen. Sedangkan untuk target pendapatannya ASII, Investa memprediksi bisa tercapai sekitar 50 persen semester 1 atau kuartal II 2016 ini.

Pada proyeksi riset kami kali ini proyeksi EPS growth ASII hanya 15 persen. Pertumbuhan rata rata EPS selama 5 tahun terakhir sekitar 10 persen. Investa memprediksi PE tertinggi ASII tahun ini ada di level 20.

Dengan harga wajar saham ASII sebesar Rp 7.500 rupiah dan harga saat ini adalah 6.675 rupiah. Maka terdapat selisih keuntungan sebesar 11,31 persen.

“Saat ini kami sudah menyarankan untuk membeli saham ASII pada harga di bawah level Rp 6.500 karena akan memberikan keuntungan sekitar 13 persen dari harga wajar ASII,” tulis Investa.

Pendapatan ASII di kuartal 1 tahun 2016 sudah mencerminkan sekitar 22 persen dari prediksi pendapatan ASII selama tahun 2016 ini. Sedangkan untuk net profitnya sudah mencapai sekitar 17 persen dari prediksi kami untuk net profit ASII di tahun 2016 ini.

“Kami yakin ASII di tahun 2016 ini masih bisa mencapai pendapatan dan net profit sebesar 100 persen dari prediksi kami dengan melihat situasi di kuartal 1 tahun 2016,” pungkas Investa.

Pada perdagangan Senin (13/6/2016), ASII turun 50 poin atau turun 0,75 persen ke level 6.575 dari harga penutupan di Jumat pekan lalu di level 6.625. Jika dilihat selama setahun, saham ASII telah turun 4,26 persen. Selama 52 minggu, range harga ASII di 4.975-7.850.