EQUITYWORLD FUTURES – Warga Surabaya tentu tak asing dengan Hotel Grand Mirama. Hotel yang dibangun tahun 70-an ini berubah nama menjadi Mercure Grand Mirama Surabaya sejak tahun 2007. Sejak itu pula, peminat Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya terus meningkat. Hingga bulan Desember tahun 2015, pemilik hotel kembali menambah 125 kamar di bangunan baru.

KompasTravel saat ekspedisi jalur mudik Merapah Trans Jawa, berkesempatan untuk menjajal kamar baru di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Suasana dekorasi yang unik, menggabungkan kearifan lokal kota Surabaya nampak jelas dari desain interior yang dihadirkan di tiap kamar tamu.

Contohnya adalah dekorasi gerobak angkringan yang dimodifikasi menjadi rangka ranjang tempat tidur dan lampu. Selain itu, ada pula foto sudut-sudut kota Surabaya tempo dulu juga ditampilkan dalam setiap kamar.

EQUITYWORLD FUTURES  : Hal lainnya yang tak kalah unik adalah lorong di gedung baru Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Mozaik tegel atau keramik zaman lampau memberi kesan kontemporer klasik-modern.

Ada pula tali tambang yang disusun menjadi konfigurasi unik di langit-langit. Pencahayaan dari sinar matahari yang masuk membuat lorong di gedung baru Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya menjadi latar yang fotogenik.

Di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya tersedia 257 kamar dengan tipe Superior, Premier Superior, Deluxe, Executive Suite dan Mirama Suite. Fasilitas yang tersedia adalah free Wifi, kolam renang outdoor, spa, fitness center, 12 ruangan meeting, dan coffee cafe yang buka 24 jam.

Silvita AgmasariLorong di gedung baru Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Selain itu ada pula tiga restoran yang menyajikan pilihan makanan Indonesia, yakni Trimurti Restaurant, Ebisu Japanese Restaurant yang menyajikan masakan Jepang, serta restoran masakan China legendaris di kalangan etnis China Surabaya, yakni Lan Hua Chinese Restaurant.

Tak hanya fasilitas tersebut, hotel ini juga memiliki keunggulan lainnya yakni terletak di lokasi yang sangat strategis, di Jalan Raya Darmo, cuma 5 menit berjalan kaki menuju Taman Bungkul, Surabaya yang pernah mendapat penghargaan sebagai taman terbaik se-Asia tahun 2013. Juga dekat dengan Stasiun Gubeng yakni 4,3 kilometer.

Harga kamar di hotel yang pernah mendapatkan penghargaan hotel ini The Best Hotel oleh Majapahit Tourism Award dan Zero Accident oleh Disnaker ini mulai Rp 768.000 net per malam termasuk makan pagi untuk 2 orang. High season berlangsung satu minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, dan juga saat liburan sekolah, pada bulan Agustus hingga Desember. – Equity world Futures