EQUITYWORLD FUTURES – Erick Airlangga (30), pendaki Carstensz, Papua, sempat dikira keluarga tewas ditembak anggota Operasi Papua Merdeka (OPM). Terlebih lagi keluarga mengetahui kabar di wilayah Papua tengah ramai konflik antara OPM dan Freeport.

“Setelah mendengar adik saya tewas. Saya langsung mengira pasti ditembak OPM. Pikiran saya langsung ke sana. Tapi setelah dicek, adik saya meninggal dalam insiden badai salju di Puncak Carstensz, bersama rombongan karyawan Freeport,” jelas Widya (52), kakak kandung korban di rumah duka, Senin (18/4/2016) dini hari.

Menurut Widya, dirinya pernah ke lokasi kerja adiknya di PT Freeport Indonesia Papua, dan paham betul kondisinya saat ini. Sehingga, pihak keluarga langsung berpikiran kalau korban tewas oleh serangan kelompok separatis tersebut.

“Wajar saja saya berpikiran adik saya tewas oleh OPM,” tambah dia.

Erick Airlangga (30) merupakan salah satu korban tewas anggota Tim Kartini Freeport dalam insiden badai salju di Pyramid Carstensz, Papua, sedang di perjalanan menuju rumah duka di Perumahan Laswi Residen, Kota Tasikmalaya, Senin (18/4/2016) dini hari.

Korban meninggalkan seorang istri yang sedang hamil lima bulan dan seorang anak perempuan berumur 3 tahun.