EQUITYWORLD FUTURES – Xiaomi baru saja meluncurkan Mi 4i andalannya di Indonesia. Dibandingkan Mi4, pendahulunya, ponsel kali ini menawarkan perubahan dari sisi desain hingga piranti keras di dalamnya.

Resminya, ponsel seharga Rp 2,799 juta ini baru mulai dijual pada 26 Mei mendatang. Namun KompasTekno memperoleh kesempatan untuk mencicipi perangkat genggam buatan Tiongkok tersebut, Rabu (20/5/2015).

Mi 4i ini dapat dikatakan sebagai penerus Mi4 yang sudah meluncur sebelumnya. Namun bila dibandingkan dengan saudaranya itu, Mi4i ini cenderung terkesan lebih murah.

Kesan tersebut karena Xiaomi memang tidak lagi menyematkan kerangka logam di bagian tepi ponsel. Mereka justru lebih memilih menggantinya dengan bahan plastik polikarbonat yang diberi finishing matte.

Walaupun begitu pemilihan bahan ini tak lantas membuatnya jadi lebih buruk. Pengguna tetap akan merasa nyaman saat menggenggam Xiaomi Mi 4i karena cover belakangnya tidak licin dan mantap melekat di tangan.

Oik Yusuf/Kompas.com Casing belakang Xiaomi Mi 4i diberi finishing matte dan tidak terasa licin dalam genggaman

Pada bagian belakang Mi 4i ini bertengger sebuah kamera berketajaman 13 megapiksel dengan sensor CMOS Sony atau Samsung. Kamera ini dirancang dengan bukaan lebar f/2.0 sehingga dapat dipakai untuk memotret dalam suasana yang remang-remang. Xiaomi juga membekali kamera ini dengan two tone flash yang ada tepat di samping lensa kamera.

Melirik ke bagian bawah cover belakang ponsel ini akan terlihat lubang-lubang yang merupakan grill speaker. Vice President Xiaomi Global Hugo Barra mengatakan speaker tersebut memang sengaja ditempatkan di bawah agar suara yang keluar dapat lebih jelas terdengar.

Beralih ke bagian depan, pengguna akan menemukan layar berukuran 4,95 inci dengan kontras warna yang cerah dan tajam. Xiaomi merancang layar ini dengan resolusi 1920 x 1080 piksel (full high definition) dan kerapatan 441 piksel per inci.

Oik Yusuf/Kompas.com Ponsel Xiaomi Mi 4i dalam kardus penjualannya

Pada bagian atas layar terdapat speaker untuk percakapan telepon, sebuah kamera 5 megapiksel dan sensor cahaya. Sementara pada bagian bawah layar disematkan tombol capacitive back, home dan recent apps yang berfungsi untuk navigasi.

Sensor cahaya di sini berfungsi mengatur kecerahan layar sesuai dengan situasi pencahayaan di sekeliling pengguna. Bedanya dengan ponsel lain, sensor ini dipadukan dengan fitur Sunlight Display yang membuat layar tidak akan silau meski digunakan di bawah matahari terik.

Oik Yusuf/Kompas.com Xiaomi hanya menyematkan tiga tombol fisik pada Mi 4i, yaitu tombol on/off, volume up dan volume down

Xiaomi Mi 4i hanya memiliki tiga tombol fisik, yaitu on/off, volume up/down yang diletakkan pada tepi kanan ponsel. Sedangkan pada tepi kiri terdapat sebuah slot yang dapat menampung dua kartu SIM 4G LTE.

Sayangnya kemampuan 4G LTE ponsel ini belum bisa dirasakan di Indonesia karena perbedaan frekuensi. Xiaomi Mi 4i hanya mendukung frekuensi 4G LTE di Band 3 (1800 MHz). Untuk saat ini, 4G LTE Indonesia baru mendukung frekuensi Band 8 (900 MHz).

Soal kinerja, perusahaan Tiongkok itu mempercayakannya pada prosesor octa-core Qualcomm Snapdragon 615 generasi kedua dan RAM 2GB. Prosesor tersebut terdiri dari empat inti berkecepatan 1,7 GHz dan empat inti berkecepatan 1,1 GHz.

Oik Yusuf/Kompas.com Port pengisian daya Mi 4i terletak di bagian bawah

Xiaomi menyematkan baterai berkapasitas 3.120 mAh untuk mendukung pengoperasian Mi 4i. Baterai berkapasitas sebesar ini ternyata tak membuat ponsel tersebut jadi lebih “gemuk”. Ketebalan ponsel ini hanya 7,8 milimeter.

Ponsel ini hanya menyediakan memori internal berkapasitas 16 GB dan tidak memiliki slot MicroSD. Hal seperti ini mungkin akan membuat rikuh pengguna yang terbiasa menyimpan file multimedia berukuran besar di ponselnya.

Sebagai gantinya, di dalamnya disematkan dukungan untuk USB on-the-go. Pengguna pun cukup menyiapkan kabel adapter USB tersebut untuk menyimpan dan memindahkan data-data multimedia dari ponsel ke dalam flashdisk.

Anda yang ingin memiliki Mi 4i ini sudah dapat melakukan pre-order langsung di situs resmi Xiaomi Indonesia. Sedangkan penjualan perdananya akan dilakukan pada 26 Mei 2015 pukul 11.00 WIB.