EQUITYWORLD FUTURES – Minyak mentah diperdagangkan mendekati level $ 44 per barel di New York di tengah kekhawatiran surplus stok global akan bertambah seiring anggota OPEC Libya dan Nigeria mempersiapkan diri untuk meningkatkan ekspor dalam beberapa minggu ke depan.

Futures berfluktuasi setelah jatuh 5,9 persen dalam dua hari sebelumnya. Perusahaan minyak negara Libya pada hari Rabu mencabut pembatasan pada penjualan dari tiga pelabuhan sehingga berpotensi membuka 300.000 barel per hari. Exxon Mobil Corp dikatakan siap untuk melanjutkan pengiriman dari kelas ekspor terbesar Nigeria.

EQUITYWORLD FUTURES Data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah turun 559.000 barel pekan lalu, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan dalam survei Bloomberg.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik 8 sen ke level $ 43,66 per barel pada pukul 10:18 pagi di New York Mercantile Exchange. Kontrak turun 2,9 persen ke level $ 43,58 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan terendah sejak 1 September. Total volume perdagangan yakni sekitar 9 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak mentah diperdagangkan mendekati level $ 44 per barel di New York di tengah kekhawatiran surplus stok global akan bertambah seiring anggota OPEC Libya dan Nigeria mempersiapkan diri untuk meningkatkan ekspor dalam beberapa minggu ke depan.

Futures berfluktuasi setelah jatuh 5,9 persen dalam dua hari sebelumnya. Perusahaan minyak negara Libya pada hari Rabu mencabut pembatasan pada penjualan dari tiga pelabuhan sehingga berpotensi membuka 300.000 barel per hari. Exxon Mobil Corp dikatakan siap untuk melanjutkan pengiriman dari kelas ekspor terbesar Nigeria. Data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah turun 559.000 barel pekan lalu, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan dalam survei Bloomberg. – Equity world Futures

Sumber: Bloomberg