EQUITYWORLD FUTURES – Minyak menurun ke level intraday terendahnya dalam hampir tiga minggu terakhir di New York setelah data pemerintah AS menunjukkan bahwa stok minyak mentah berada di level musiman tertinggi dalam lebih dari 20 tahun.

Minyak berjangka turun 0,9 persen setelah jatuh 6,2 persen pada tiga sesi sebelumnya. Persediaan AS naik 2,28 juta barel pekan lalu untuk kenaikan kedua berturut-turut, menurut Energy Information Administration.

Pasar sudah jenuh dengan minyak mentah yang disimpan dan Arab Saudi tidak melihat adanya kebutuhan untuk memproduksi dengan kapasitas penuh, Menteri Energi Khalid Al-Falih mengatakan kepada televisi Al-Arabiya terkait para anggota OPEC yang sedang mempersiapkan diri untuk pertemuan bulan ini.

EQUITYWORLD FUTURES Minyak naik sebesar 7,5 persen pada bulan Agustus di tengah spekulasi bahwa pembicaraan OPEC di Aljir dapat menyuarakan kesepakatan untuk mengelola pasar.

Catatan produksi akan positif, Al-Falih mengatakan dalam sebuah wawancara pekan lalu, sementara ia mengesampingkan pengurangan produksi. Sebuah kesepakatan pengurangan antara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen lain diusulkan pada bulan Februari tapi pertemuan pada bulan April berakhir tanpa adanya kesepakatan akhir.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 48 sen ke $ 44,22 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 44,34 pada 13:54 siang waktu London. Kontrak turun sebesar 3,6 persen ke $ 44,70 pada hari Rabu, penurunan terbesar sejak 1 Agustus lalu. Total volume perdagangan Kamis adalah 4 persen di bawah rata-rata 100-harinya.