EQUITYWORLD FUTURES – Harga minyak mentah jatuh lagi terhadap hri Senin di sesi Asia dgn prospek pembekuan produksi antar pembuat mutlak tampaknya makin tak bisa jadi berjalan di bln ini.

Anggota OPEC dijadwalkan membahas potensi pembatasan produksi terhadap jumpa informal di sela-sela satu buah konferensi energi di Aljazair antara 26-28 September.

Tetapi tidak sedikit tersangka pasar konsisten ragu bahwa pembicaraan itu dapat membuahkan perjanjian yg bertujuan dalam beri dukungan harga.

Sebaliknya, rata-rata yakin bahwa pembuat minyak dapat konsisten mengawasi pasar & mungkin saja menunda pembicaraan pembekuan dalam jumpa resmi OPEC di Wina terhadap 30 Nopember.

EQUITYWORLD FUTURES : Minyak mentah AS buat pengiriman Oktober tertekan 0,98% jadi $45,43 per barel.

Satu Buah business bersama-sama mempertahankan tingkat produksi di awal th ini sudah tidak sukses sesudah Arab Saudi mundur atas penolakan Iran dalam membawa sektor dari inisiatif.

Sekian Banyak pasar di Asia & lokasi lain di semua dunia ditutup terhadap hri Senin yg menandai Idul Adha, termasuk juga Singapura & Indonesia.

Minggu dulu, harga minyak anjlok 4% kepada hri Jumat akibat dollar yg menguat & pedagang mendiskon penurunan akbar yg tidak terduga dalam stok minyak AS dimulainya awal tren yg lebih luas.

baca: Spekulasi Suku Bunga Fed Bikin Pasar Saham Asia Keok

Di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent buat pengiriman Nopember turun $2,13, atau 4,26%, buat menetap di $47,86 per barel. Buat pekan dulu, Brent BerjangkaLondon diperdagangkan tetap naik 2,52%..

Minyak sudah berhenti 4% lebih tinggi terhadap hri Kamis sesudah Tubuh Administrasi Berita Energi AS melaporkan bahwa stok minyak mentah turun 14,5 juta barel di minggu dulu jadi 511.4 juta barel.

EQUITYWORLD FUTURES : Factor tersebut yakni penurunan mingguan paling besar sejak Januari 1999.

Jumlah stok komersial minyak mentah & product olahan turun 13,7 juta barel. Awal minggu ini, grup industri American Petroleum Institute menyampaikan bahwa persediaan minyak AS turun 12,1 juta barel dalam minggu yg mogok 2 September.

Tapi analis mengemukakan penurunan tiba-tiba yg agung dalam persediaan datang akibat badai tropis di Pantai Timur yg menahan pengiriman minyak & bahan bakar oleh kapal kargo.

 

Andrie Equityworld News Semarang