PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak diperdagangkan mendekati level US $ 45 per barrel setelah Aljazair mengatakan OPEC mungkin mengubah pembicaraan informal ke sesi formal pekan depan dan data industri mingguan menunjukkan persediaan minyak mentah AS menurun.

Kontrak berjangka yang berakhir bulan November naik sebanyak 3,9 % di New York. Menteri OPEC dapat mengubah pertemuan tersebut menjadi pertemuan luar biasa karena mereka semua akan hadir, Menteri Energi Aljazair Noureddine Bouterfa mengatakan pada radio publik. Pasokan minyak harus dipangkas sebanyak 1 juta barel per hari guna menyeimbangkan pasar dan menstabilkan harga, katanya. Stok minyak mentah AS menurun 7,5 juta barel pekan lalu, menurut laporan dari American Petroleum Institute, Selasa.

EQUITYWORLD FUTURES Harga minyak telah berfluktuasi sejak reli bulan Agustus terkait spekulasi Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan Rusia akan menyepakati cara-cara untuk menstabilkan pasar pada pertemuan tersebut.

Sementara itu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan anggotanya yang mendekati kesepakatan, semua kecuali 2 dari 23 analis yang disurvei oleh Bloomberg mengatakan kesepakatan untuk membatasi produksi tidak mungkin. Sebuah kesepakatan untuk membekukan output diusulkan pada bulan Februari tetapi pertemuan bulan April berakhir tanpa kesepakatan akhir.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 81 sen ke level 1,8 %, ke level $ 44,86 per barel pada pukul 09:17 pagi di New York Mercantile Exchange. Kontrak untuk pengiriman Oktober yang berakhir Selasa setelah melonjak 14 sen menjadi ditutup pada level $ 43,44. Total volume yang diperdagangkan adalah dekati 100-hari rata-rata.

Brent untuk pengiriman November menguat 64 sen atau 1,4 %, ke level $ 46,52 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak acuan global yang diperdagangkan pada premium $ 1,66 untuk WTI. – Equity world Futures

Sumber : Bloomberg