PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak jatuh dari level tertinggi 15 bulan di tengah ketidakpastian mengenai apakah Rusia akan bergabung dengan kesepakatan OPEC untuk memangkas pasokan.

Minyak berjangka turun sebanyak 1,4% di New York setelah naik 3,1% pada hari Senin. Produsen terbesar Rusia Rosneft PJSC mengatakan tidak akan mengurangi outputnya, menurut Reuters, setelah Presiden Vladimir Putin mengatakan negaranya bersedia untuk bergabung dengan upaya OPEC untuk menstabilkan pasar melalui pembekuan produksi atau pemangkasan.

EQUITYWORLD FUTURES Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman November diperdagangkan di $ 50,77 per barel, turun 58 sen, di New York Mercantile Exchange pada 12:42 waktu sore London. Harga naik $ 1,54 $ 51,35 pada hari Senin, penutupan tertinggi sejak Juli 2015. Jumlah volume perdagangan Selasa adalah sekitar 39% di atas rata-rata 100-hari.

Jenis Brent untuk pengiriman Desember turun sebanyak 71 sen menjadi $ 52,43 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak naik $ 1,21 ke $ 53,14 pada hari Senin. Equity world Futures  Acuan Minyak mentah global diperdagangkan pada $ 1,35 lebih tinggi dibanding WTI untuk bulan yang sama.

Minyak bertahan mendekati level tertinggi hampir 15 bulan terakhir. Pemetiknya antara lain kesediaan Rusia dan Arab Saudi bekerjasama untuk membatasi output.

Mengutip Bloomberg, Selasa (11/10), minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman November diperdagangkan di US$ 51,33 per barel, turun 2 sen, di New York Mercantile Exchange pada 08:56 waktu London. Harga minyak WTI naik US$ 1,54 ke level US$ 51,35 per barel pada hari Senin, penutupan tertinggi sejak 15 Juli 2015.

Sumber: Bloomberg