EQUITYWORLD FUTURES – Indonesia lebih menjanjikan dibanding Thailand menurut Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Pandangan atas potensi pasar otomotif itulah yang jadi landasan mengubah Indonesia menjadi basis produksi, kata CEO MMC Osamu Masuko di Tokyo, Jepang, Selasa (27/10/2015).

“Kita punya harapan cerah di masa depan di Indonesia, dalam total permintaan akan tumbuh,” ujar Masuko saat bertemu dengan rombongan wartawan dari Indonesia di kantor pusat MMC di Tokyo, Jepang.

Di Asia Tenggara, pertumbuhan otomotif Indonesia bersaing dengan Thailand. Sebelumnya pasar mobil baru tengah berkembang dan menjanjikan, namun menurut Masuko keduanya sedang terganggu gejolak perekonomian. Thailand telah terusik sejak tiga tahun lalu, sedangkan Indonesia dimulai pada 2014.

“Kelihatannya perekonomian bakal stagnan. Saya pikir butuh waktu sampai kondisi ekonomi ini pulih dan saya pikir tidak akan berkembang dalam jangka waktu dekat,” ucap Masuko.

Meski begitu Indonesia tetap lebih menjanjikan, Masuko mengatakan ada penelitian tentang usia rata-rata Indonesia dan Thailand yang jadi landasan. “Saya akan ajak anda untuk melihatnya dalam hal hubungan antara populasi dan komposisi usia. Usia rata rata di Thailand telah meningkat dan menjadi kelompok menua. Rata-rata usia di Indonesia lebih muda dibanding Thailand, jadi dari persepektif itu akan sangat menarik,” ucapnya.

Masuko juga membandingkannya dengan Jepang. Saat ini usia rata-rata di Jepang telah beralih ke usia menua, sebab itu pasar otomotifnya dirasa tidak akan berkembang.

Kepercayaan MMC pada Indonesia sangat besar. Buktinya, investasi 600 juta dollar Amerika Serikat untuk mendirikan pabrik baru berkapasitas total 160.000 unit per tahun di Greenland International Industrial Center (GIIC), Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Peresmian pembangunan telah dilakukan pada Maret 2015, rencananya operasi produksi bakal dimulai pada April 2017. Ada tiga model yang bakal dilahirkan, yaitu All-New Pajero Sport, low MPV baru, dan pikap L300.