EQUITYWORLD FUTURES – Dalam konferensi pers soal operasional APTB, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Organda Provinsi DKI Jakarta Safruhan Sinungan menyinggung soal peran mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono. Udar disebut sebagai pejabat berwenang saat itu yang berperan dalam kemunculan angkutan perbatasan terintegrasi bus transjakarta (APTB) tersebut.

“APTB ini ada karena keinginan Pemprov DKI dua atau tiga tahun lalu. Kebijakan yang diminta perjabat terdahulu supaya pengusaha swasta berpartisipasi menggunakan angkutan khusus dari daerah penyangga dan supaya masyarakat dari daerah penyangga tidak bawa kendaraan pribadi,” kata Safruhan dalam konfrensi pers di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (7/5/2015).

Saat dikonfirmasi siapa pejabat berwenang yang dimaksud, Safruhan menyebut Kepala Dinas Perhubungan DKI kala itu. “Anda tahulah,” ujar Safruhan seraya tersenyum.

Selain nama Udar, Safruhan juga menyinggung sosok Joko Widodo, selaku Gubernur DKI Jakarta dahulu. Jokowi disebut berperan dalam “peluncuran” APTB.

“Peluncurannya dari mantan Gubernur DKI yang saat ini sudah jadi Presiden,” ujar Safruhan.

Menurut dia, kemunculan APTB merupakan bentuk dukungan pihak swasta pada keinginan pemerintah kala itu supaya swasta juga berperan dalam pelayanan transportasi.

Instansinya mengklaim, APTB saat ini telah membantu menyedot sebanyak 30.000 penumpang per hari. APTB juga beroperasi resmi.

“Izin ‘armada’ APTB ini adalah resmi, ada izin trayeknya, yang dikeluarkan pejabat pada saat itu. Otomatis sah,” ujarnya