Indeks Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka menguat di perdagangan akhir pekan ini, Jumat (22/8). IHSG naik 0,29 persen di level 5221,21 poin. Indeks saham LQ45 juga dibuka positif ke level 892,09 atau naik 0,27 persen.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, Fath Aliansyah Budiman menuturkan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Sehingga, laju pergerakan IHSG menguat seiring sentimen positif atas keputusan Makamah Konstitusi (MK) kemarin.

“Di sisi lain, pasar merespon positif keputusan tersebut terlihat dari berbaliknya menguatnya indeks harga saham gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS,” ujar Fath Aliansyah Budiman, Jakarta, Jumat (22/8).

Fath menuturkan, pasar menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan tim Prabowo Subianto Hatta Rajasa dan menetapkan pasangan Joko Widodo Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih yang sah menurut konstitusi. Kepastian ini sekaligus mengakhiri pro kontra pemilihan presiden dan wakil presiden yang selama ini membuat situasi politik dalam negeri memanas dan pasar diliputi ketidakpastian.

“Ke depan, masyarakat menanti janji presiden dan wakil presiden terpilih dalam membentuk kabinet kerja yang berasal dari kalangan professional serta bebas dari politik kepentingan,” jelas dia.

Sementara itu, pasar saham AS melanjutkan penguatan, seiring sentimen positif dari bursa Asia kemarin. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks saham Dow Jones sebesar 0,36 persen ke level 17.039, indeks saham Nasdaq naik 0,12 persen di level 4532,10 dan indeks S&P/TSX terkoreksi 0,04 persen pada level 15.556.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh data ekonomi China dan Jepang. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar naik sebesar 0,16 persen ke level 15.610, indeks saham Hangseng positif 0,43 persen di level 25.100 dan indeks saham Strait Times menguat 0,33 persen pada level 3335,00.