EQUITYWORLD FUTURES – Dolar memperpanjang penurunannya untuk hari kedua karena pedagang yang mengesampingkan kemungkinan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya pada pertemuan minggu depan.

Mata uang AS tersebut jatuh terhadap semua mata uang utama, tertekan oleh pertumbuhan yang bergerak datar dari tenaga kerja AS dan komentar Ketua The Fed Janet Yellen yang tidak memberikan tanda-tanda kapan waktu untuk langkah selanjutnya dari bank sentral. Para pedagang melihat peluang sebesar nol persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga mereka di pertemuan 15 Juni nanti, turun dari 22 persen minggu lalu, kontrak berjangka menunjukkan. Greenback membukukan kerugian terbesar terhadap rand Afrika Selatan, peso Meksiko dan real Brasil.

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,5 persen pada 09:31 pagi waktu New York, mencapai level terendahnya sejak 4 Mei lalu. Mata uang AS turun sebesar 0,4 persen terhadap euro menjadi $ 1,1399 dan turun 0,5 persen menjadi 106,83 yen.

Ada 59 persen kemungkinan bank sentral akan menaikkan suku bunga mereka di akhir tahun, data berjangka menunjukkan. Komite Pasar Terbuka Federal akan akan mengakhiri pertemuan dua harinya pada tanggal 15 Juni dengan pernyataan kebijakan, revisi proyeksi ekonomi dan konferensi pers.