EQUITYWORD FUTURES – Punya mobil dengan penampilan “wet look” dengan kilap yang selalu terjaga, boleh jadi impian semua konsumen. Lantas, upaya apa yang harus dilakukan supaya kilap bodi mobil bisa terus terjaga sepanjang masa?

Selain rain melakukan perawatan berkala, melapisi permukaan cat bodi dengan lapisan kilap (glass coating) boleh jadi solusi. Khusus bagi para pemilik mobil Suzuki, ada tawaran menarik.

Jadi, bagi konsumen Suzuki yang ingin melapisi permukaan cat bodi dengan lapisan kilap, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) punya tempat khusus, yakni di pabrik Suzuki Pulogadung, Jakarta Timur. Metode pengecatannya itu disebut Suzuki Glass Coating.

Riecky Patrayudha, Kepala Servis Roda Empat dan Dua PT SIS, menjelaskan, seluruh pemilik mobil Suzuki, khususnya yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, bisa memanfaatkan fasilitas pengecatan permukaan cat mobil itu. Caranya, langsung datang ke pabrik Suzuki yang berada di Pulogadung, Jakarta Timur.

“Mobil langsung di bawa saja ke sana, nanti ada orang kita yang urus. Sebelum di-glass coating, kita akan atur waktunya dan periksa semua permukaan bodinya,” ujar Riecky saat berbincang dengan KompasOtomotif, di acara media gathering di Jakarta, Jumat (5/2/2016) malam.

Proses

Sebelum mulai dicat, seluruh permukaan bodi akan dicek. Jika ditemukan ada goresan yang tidak bisa hilang, maka langsung diinformasikan kepada konsumen. Sebab, meski sudah dilapisi permukaannya, baret tersebut tidak bisa hilang.

Suzuki Glass Coating itu, lanjut Riecky, memiliki tingkat kekerasan hingga 9H. Sehingga, lebih aman dan baik dibandingkan melakukannya di salon perawatan mobil atau auto detailing, karena kekuatannya tidak sampai 9H. Kualitas yang ditawarkan setara dengan pengecatan ketika mobil dirakit di pabrik atau dikenal dengan istilah, original equipment manufacturer (OEM).

“Prosesnya sebelum dicat, mobil kita cuci bersih dan poles, setelah itu baru mulai di-glass coating. Lama pengerjannya dua hari kerja, kalau konsumen ingin diburu-buru tidak bisa, karena kita mengejar kualitas,” kata Riecky.

Bicara harga, Riecky tidak hafal rinciannya. Ia hanya mengetahui untuk Ertiga, yakni Rp 3,6 juta. Banderolnya tergantung model mobil. “Kalau Karimun lebih murah dan Vitara lebih mahal. Tergantung modelnya saja,” kata Riecky lagi.