EQUITYWORLD FUTURES – Mantan petinggi jaringan retail Wireless Zone dijatuhi hukuman kurungan penjara selama lima bulan setelah diketahui menjual informasi rahasia industri kepada analis.

Adalah James Dunham, nama dari mantan petinggi tersebut. Jabatan terakhirnya di gerai itu adalah Chief Operating Officer. Selain dihukum penjara, ia juga dikenai denda sebesar 76.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,1 miliar, ditambah tahanan rumah selama 5 bulan.

Dunham diketahui menjual informasi rahasia kepada perusahaan analis yang berbasis di Boston, Detwiler Fenton. Pria berumur 60 tahun ini mendapat 2.000 dollar AS atau sekitar Rp 29 juta dari “kontribusinya”.

Informasi yang dibeberkannya mencakup penjualan berbagai perangkat di toko Wireless Zone. Salah satu informasi yang dibeberkan Dunham ini ternyata terkait dengan perusahaan BlackBerry.

Berdasarkan data pengadilan, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Reuters, Senin (21/9/2015), Dunham membagikan informasi mengenai ponsel terbaru BlackBerry kala itu.

Meski tidak disebutkan nama seri perangkat itu, deskripsi yang ada di dokumen pengadilan mengindikasikan bahwa smartphone tersebut adalah Z10, perangkat berbasis BlackBerry 10 pertama.

Dunham disebut membocorkan informasi bahwa toko Wireless Zone mendapat permintaan  pengembalian BlackBerry Z10 dalam jumlah cukup besar. Tingkat pengembalian Z10 di gerai tersebut bahkan disebut lebih besar dari penjualan yang dilakukan Wireless Zone.

Wireless Zone memang selain melakukan penjualan juga menerima pengembalian unit BlackBerry yang dibeli dari gerai-gerai lain.

Kemudian, Detwiler Fentor yang “menyuap” Dunham melepas sebuah laporan berdasarkan bocoran informasi tersebut. Akibat berita negatif tersebut, saham BlackBerry sampai harus turun hingga 7 persen.

BlackBerry pun langsung membantah laporan tersebut dan meminta pihak regulator untuk melakukan penyidikan. Dari hasil penyidikan, bocoran informasi tersebut ternyata akurat.

Di antara 400 gerai Wireless Zone yang tersebar di AS, tingkat pengembalian BlackBerry Z10 memang lebih tinggi dari penjualan. Akan tetapi, tidak diketahui apakah tingkat pengembalian tersebut berlaku juga di toko selain Wireless Zone.

BlackBerry sendiri pernah memberikan tanggapannya perihal tingkat pengembalian tersebut. Menurut perusahaan asal Kanada ini, tingkat pengembalian BlackBerry 10 ada di tingkat normal.