EQUITYWORLD FUTURES – Seorang pemburu fosil amatir mendapati bahwa fosil yang ditemukannya lebih dari satu dekade lalu ternyata adalah fosil spesies baru dinosaurus.

Pensiunan ahli nuklir, Bill Shipp menemukan tulang kaki “Judith” yang oleh para ilmuwan disebut dengan nama Spiclypeus shipporum.

Shipp menemukan fosil itu setelah menyewa seorang palaentologis amatir soal cara mencari fosil hewan prasejarah. Demikian dilaporkan kantor berita Associated Press.

Judith, yang namanya diambil dari kawasan bebatuan di dekat sungai Judith tempat fosil itu ditemukan, diyakini adalah keluarga dekat dinosaurus bertanduk yang paling terkenal, Triceratop.

Menurut para ilmuwan dalam laporan yang dimuat jurnal sains Plus One, Judith hidup di wilayah yang kini dikenal sebagai Montana, AS pada 7 juta tahun lalu.

“Saya menemukan fosil itu tak sengaja. Saat itu saya memang sedang mencari fosil dinosaurus tetapi tidak berharap bisa menemukan fosil,” ujar Shipp.

Para peneliti menemukan bekas infeksi pada kaki herbivora yang memiliki tubuh setinggi 4,5 meter dan bobot empat ton itu.

Jordan Mallon, salah seorang peneliti, mengatakan, infeksi itu kemungkinan besar membuat hewan ini sangat rentan diserang predator.

“Ini adalah cerita yang luar biasa, karena ini adalah spesies baru dan kami menemukan hewan yang sepanjang hidupnya menderita,” kata Mallon, palaentolog di Museum Alam Kanada.

“Jika hewan ini hanya berjalan dengan tiga kaki, maka kemungkinan besar dia tak bisa tertinggal dari kawanannya,” tambah Mallon.

Judith adalah satu dari sekitar 12 spesies dinosaurus yang telah ditemukan di kawasan Judith yang sudah dieksplorasi selama lebih dari 100 tahun.

“Spesies baru ini memberikan potongan baru untuk melengkapi teka-teki terkait ekosistem di Montana tengah sekitar 76 tahun lalu,” kata John Scanella, manajer koleksi palaentologi di Museum Pegunungan Rocky di Bozeman, Montana, AS.