EQUITYWORLD FUTURES – Gempa bumi yang kerap terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat warga pun menjadi cemas. Betapa tidak, dalam sebulan saja gempa bumi bisa terjadi hingga puluhan kali.

Anggota DPRD Provinsi NTT Mohammad Ansor kepada Kompas.com, Senin (8/2/2016) mengatakan gempa bumi yang terjadi secara beruntun d NTT ini adalah fenomena baru dalam dua sampai tiga tahun terakhir ini.

“Saya ini sudah hidup lama di Kupang dan sejak dulu tidak pernah ada gempa bumi yang beruntun seperti ini. Sebenarnya apa penyebab utama gejala alam ini, karena itu kita minta pihak-pihak yang terkait agar bisa kaji lebih jauh, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pemahaman kira kira apa yang terjadi pada alam NTT,” kata Ansor.

Ansor mengaku bahwa pada waktu-waktu lalu, gempa bumi itu hanya sekali dalam setahun, bahkan itu pun bisa empat tahun sekali.

“Ini bagi saya sangat aneh. Harapan saya agar gejala alam ini bisa dikaji lebih jauh oleh para pakar,” harap Ansor.

Terkait hal itu, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Kupang Sumawan mengatakan, penyebab banyaknya gempa bumi di Kupang dan beberapa daerah lainnya di NTT karena merupakan kawasan dekat tumbukan batas lempeng.

Menurut Sumawan, dorongan lempeng Australia inilah yang telah menciptakan beberapa struktur sesar.

“Ini kenyataan yang tidak bisa dipungkiri dan aktivitas gempa menjadi keniscayaan yang harus terjadi. Namun Patut disyukuri bahwa, kekuatannya relatif kecil sehingga tidak menciptakan kerusakan dan korban,” ungkapnya.

Dalam konteks ini, lanjut Sumawan, aktivitas gempa kecil harus disyukuri karena tidak terjadi akumulasi menjadi gempa besar.

“Dengan adanya gempa yang relatif kecil magnitudenya, menyebabkan pelepasan energi secara bertahap, sehingga akumulasi energi berkurang,” kata Sumawan.

Data yang didapat Kompas.com dalam lima bulan terakhir dari BMKG Kupang, menunjukkan bahwa pada Bulan November 2015, NTT diguncang 40 kali gempa. Selanjutnya, pada bulan Desember 2015 ada 13 kali gempa, Januari 2016 sebanyak 24 kali gempa dan pada awal Februari 2016 sudah tercatat 10 kali gempa, termasuk pada Senin (8/2/2016) hari ini NTT sudah diguncang 3 kali gempa bumi, diantaranya satu di Kabupaten Sikka dan dua lainnya di Kabupaten Kupang.