Jika kebanyakan mesin game ‘arcade’ atau yang sering dikenal sebagai mesin game ‘dingdong’ menjadi langganan anak-anak hingga orang tua, tidak demikian di China. Banyak masin game arcade di negara tersebut yang dilaporkan disalahgunakan sebagai mesin judi.

Akibat dari tindakan ilegal tersebut, mesin game legendaris tersebut terancam dihancurkan secara massal oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu. Penghancuran mesin game tersebut sejatinya hanya untuk satu alasan, yakni memangkas jumlah pemain judi yang memanfaatkan mesin tersebut.

Masalah perjudian lewat mesin game arcade dituding sebagai salah satu masalah pelik yang kini menimpa beberapa daerah di China. Bahkan, pusat-pusat permainan game arcade mulai mendapat label sebagai pusat perjudian.

Untuk menghindari tindakan judi ilegal via mesin game arcade, pemerintah China kabarnya mulai memasang perangkat ‘Black Box’ di dalam mesin-mesin game tersebut. Dinas terkait juga memasang Black Box tersebut di mesin game arcade baru dengan menggandeng perusahaan-perusahaan yang menjadi produsennya.

Dikutip dari Ubergizmo (23/09), Black Box tersebut mempunyai fungsi serupa dengan yang terdapat di pesawat terbang. Perangkat tersebut akan memonitor bila ada perubahan atau modifikasi tidak resmi yang dilakukan di mesin game tersebut.

Pengelola pusat game arcade sering dituding sebagai oknum yang menginstal game-game atau aplikasi tambahan yang dipakai untuk judi. Tidak jarang, mereka mengganti software game asli dengan aplikasi judi lain yang dianggap lebih dapat mendatangkan keuntungan.