EQUITYWORLD FUTURES – Apakah dengan memberikan seseorang tambahan waktu di pagi hari bisa membuat mereka lebih aktif berolahraga sehingga tubuhnya lebih sehat? Hal itu yang coba diketahui pemerintah di Provinsi Erdine, Turki.

“Olahraga adalah Obat” merupakan inisiatif kesehatan terbaru yang akan dilaksanakan di Provinsi Erdine bagian barat Turki. Para pegawai pemerintah di provinsi tersebut yang mengikuti program itu diperbolehkan datang kerja satu jam lebih mundur dari biasanya.

Tambahan waktu tersebut dimaksudkan agar pegawai pemerintah melakukan olahraga atau mendapatkan akses konsultasi dengan ahli nutrisi.

Insiatif ini merupakan salah satu cara Turki dalam melawan obesitas. Dalam beberapa tahun terakhir obesitas menjadi masalah yang semakin besar di Eropa. Dengan populasi orang dewasa yang kegemukan 61,9 persen dan 27,8 persen obesitas, Turki berada di urutan kegemukan ketiga di Eropa.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia, negara Eropa dengan jumlah penduduk kegemukan terbanyak adalah Republik Chechnya.

Sejauh ini sudah ada 70 orang pegawai pemerintahan di Erdine yang mendaftar dalam program tersebut. Namun belum jelas apakah mereka akan dimonitor sehingga waktu luang itu memang dipakai berolahraga.

Meski begitu, program penurunan berat badan para pegawai mungkin perlu diadopsi di banyak tempat. Mengingat biaya kesehatan untuk orang gemuk yang dikeluarkan perusahaan dalam jangka panjang lebih besar dari orang yang berat badannya normal. Selain biaya berobat, kerugian juga ditimbulkan dari waktu izin sakit dan kurangnya produktivitas.